Persembahan
Untuk Bangsa!

Pembelajaran Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal!

Falsafah

Berawal dari kegelisahan akan dominansi konsep kepemimpinan yang merujuk kepada teori dan praktek dari dunia barat dan kekhawatiran akan terlupakannya akar jati diri bangsa yang guyub, sehingga dirasakan praktek kepemimpinan belum sepenuhnya menjawab persoalan fundamental di negeri ini, khususnya bagi pemimpin korporasi.

Melalui perenungan mendalam akan konsep kepemimpinan korporasi yang sesuai dengan karakter bangsa disertai dengan riset-riset kepemimpinan dari berbagai suku di Indonesia akhirnya kami menemukan warisan kepemimpinan Nusantara yang telah menjadi jati diri bangsa, yaitu berkaitan dengan spiritualitas/ketuhanan, kemanusiaan dan alam. Model kepemimpinan tersebut sejatinya adalah hasil mahakarya leluhur yang berkaitan dengan bagaimana cara memimpin. Inilah yang kami sebut sebagai Model Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal.

Wikasatrian sebagai tempat penempaan karakter diri pemimpin mencoba kembali ke inti kearifan lokal, dimana pembelajarannya dirancang untuk menjadikan pemimpin lebih efektif, berkontribusi dan menggali nilai-nilai budi luhur yang dibuktikan dengan warisan-warisan yang ditinggalkannya. Mimpi kami Wikasatrian pada akhirnya akan menjadi Kiblat Model Kepemimpinan Indonesia yang selalu menghargai budaya, seni dan artefak Nusantara sebagai media pembelajaran. Dan saat ini mulai muncul apresiasi-apresiasi yang diberikan pihak eksternal yang telah mengikuti modul-modul kepemimpinan Wikasatrian.

Semoga dengan adanya Wikasatrian sebagai Pusat Kepemimpinan WIKA, ke depannya dapat memberikan manfaat lebih kepada masyarakat luas bahkan ke seluruh Nusantara dalam mengembangkan pemimpin-pemimpin yang memiliki budi luhur. Kami berharap hal ini dapat menjadi tonggak awal kebangkitan Konsep Kepemimpinan Nusantara.



Misi

Mengembangkan Pemimpin Sebagai Inspirator Bagi Kepemimpinan Berbasis Kearifan Lokal Mewakili Indonesia Di Kancah Global

The One & Only

Bangga Menjadi Pemimpin Indonesia

Alumni